science core style

Di department of biology ini, ada program namanya science core. Ini maksudnya para graduate student melakukan presentasi tentang researchnya tanpa ada sensei. Jadi antar mahasiswa aja gitu, membuat suasana menjadi scientific discussion lah maksudnya ya. Kalo master student sih wajib ikut ini, tapi kalo phd student sebenarnya gak wajib juga sih, creditnya juga gak masuk dalam ijasah kelulusan nanti. Tapi sensei mengharapkan kegiatan ini masih berjalan. Jadilah kami mengikuti science core ini.

You know what, sometimes, it’s good to attend this class. Karena saya bisa refreshing dari aktifitas-aktifitas lab. Yeah, kind of escaping way lah, haha. Kalau di tempat saya sih, untuk phd student, kami hampir tidak ada kelas. Kalaupun ada kelas, pastinya 1 semester cuma sekali aja. Jadi, mau gak mau… ya pergi ke lab setiap hari, haha. Dan kelas ini biasanya cuma 2 jam saja. Ditarget sih, 1 orang maksimal sejam, presentasi plus diskusi. Yep, diskusi itu butuh waktu lamaaa.

Tau eksperimen phd student lain dari lain lab itu, omoshiroi (=interesting) loh. Meskipun kami sama-sama dari departmen of biology, tapi ada yang mereka eksperimen tentang membuat rumus matematika tentang pembentukan bunga, atau ada yang mempelajari behaviour suatu microorganism dengan penghitungan fisika dan nanti lewat penghitungan itu akan dihubungkan dengan neuroscience, atau ada yang mempelajari tentang bagaimana mekanisme replikasi DNA…. keren kan? Jadi semua cabang ilmu ittu bisa dihubung-hubungkan sebenarnya.

20131012-175637.jpg

Jadi hari rabu kemarin, pagi sampe siang saya sempat eksperimen tapi bukan eksperimen yang butuh waktu lama. Lalu sorenya saya berangkat. Setelah sunset, saya pun balik lagi ke lab.

Labmate saya yang dari Korea pun bertanya, “Kok cepet science core-mu?”

“Heh?”

“Kan biasanya pake acara makan malam bersama gitu…”

“Oh, enggak. Kami setelah selesai science core langsung balik. Gak ada acara makan-makan, soalnya pada sibuk semua. Semua pada balik ke lab.”

“Hmm.. Kamu tau gak, dulu pas saya master student, saya kan ada science core seperti ini.” kata temen Korea saya. “Ternyata science core pas master student dulu dan sekarang phD student ini, kayaknya beda deh.”

“Maksudnya beda?” tanya saya.

“Kalo pas master student dulu, lebih cheerful. Setelah science core, kami pasti main-main. Entah makan malam bareng, liat hanabi bareng, pokoknya seneng-seneng deh, pergi-pergi mulu. Jadi science core-nya cepet-cepet diselesaikan, lalu kita bisa main-main. Tapi kalo phd student ini, jadi serius banget. Bener-bener science core deh. Diskusi research, jadi kayak diskusi beneran, serius banget. Lalu gak ada lagi makan-makan kayak dulu, bawaannya pengen cepet-cepet balik ke lab mulu. Style-nya juga beda.”

“Hmm, gitu ya… mungkin mereka banyak pressure kali ya. Yah, tau sendirilah… phd student life itu gimana, masih mikirin paper, research, pressure dari sensei juga.. gitu kali ya.”

“Iya..! Kayaknya mereka itu banyak pressure. Yah, kalo saya kan uda nikah… sebenarnya jadi phd student juga kerjaan sampingan, nemenin suami juga. Jadi phd student itu bukan pressure buat saya, saya cuma jalanin aja. Beda dengan student lain. Mungkin bukan cuma masalah research yang jadi pressure mereka. Mereka juga punya pressure untuk masa depan mereka… misalnya setelah lulus mau kemana..harus milih kerjaan yang pas.. kalo yang belum nikah, mereka harus nemu orang baik-baik untuk dinikahi. Dan karena sekarang mereka masih jadi phD student, jadi dia harus melakukan terbaik yang dia hadapi sekarang. Misalnya publish paper, atau bisa lulus phD. Ya, pressure itu.”

Hmmm…

Lalu seminggu terakhir ini, saya iseng baca-baca blog saya pas saya masih master degree di Korea dulu. Saya bandingkan konten blog ini dengan blog saya yang lalu. Blog saya dulu, lebih banyak komedinya. Kadang saya juga ketawa-ketawa sendiri bacanya, hahaha. Sedangkan blog saya sekarang, lebih banyak mikirnya. Saya juga heran… serius amat nih blog, hahaha. Yah, di sini juga saya di lab bener-bener kerja doang. Ngobrol sama orang juga seadanya. Less communication. Ya pantes lah, ini blognya mikir mulu. What do you think?

~ Adrianna

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s