New people

October sudah tiba. Tahun ajaran baru fall semester pun baru saja dimulai, meski sekarang masih masa registrasi kelas. Bis kampus pun sudah kembali beroperasi lagi, dan artinya untuk menuju kampus lain, saya tidak perlu menggunakan osaka monorail yang totemo takaii (=very expensive) itu. Dan memasuki October ini, beasiswa monbusho saya sudah berhenti.

Tetapi seperti yang saya bilang sebelumnya (pernah cerita enggak ya?)… saya mendapat beasiswa lain, dari perusahaan termos di Jepang. Perusahaan besar, pusatnya di Osaka. Kemarin Jum’at ini adalah hari dimana director perusahaan memberi beasiswa pada kami. Dan merupakan meeting pertama kami, tentu saja bersama student lain yang menerima beasiswa. Ternyata, dari Osaka univ, cuma saya saja yang kena. Dan dari Indonesia, hanya saya saja. Yang lain, ada 3 orang dari Korea dan 6 orang lainnya dari China-taiwan… tashikani (=indeed). Of course, ada sesi perkenalan satu per satu, dan dalam bahasa Jepang! As usual, bahasa Jepang saya ketara banget kalo bahasa Jepang ala basic japanese, haha. Grammar pun… entahlah. Sedang student dari China dan Korea, tentu saja mereka jago banget. Natural banget bahasa Jepangnya, seperti orang Jepang kalo ngomong.

Di sana, saya bertemu dengan teman baru. Tentu saja pertama kali saya akrab dengan orang Korea itu, karena kami ngobrol dengan bahasa Korea. Entahlah, sekarang saya jadi merasa orang-orang Korea seperti teman setanah air sendiri, haha. Lalu saya ngobrol juga dengan teman dari Taiwan. Karena bidang dia adalah belajar event organizer, dia jadi banyak tau tentang bunga. Hubungannya? Karena untuk arrange suatu event, katanya pasti butuh bunga. Jadi dia banyak tau tentang bunga dan kami nyambung! Dia juga pernah ke Lavender Farm yang di Hokkaido looh! (envy!).

Oh, iya.. ada hal menarik ketika saya datang ke perusahaan ini. Ada kedai kopi tua yang saya temukan ketika berjalan menuju kantor perusahaan tersebut. Sejak saya datang untuk tes interview, sampai akhirnya sekarang saya ketrima beasiswa, saya selalu minum kopi di coffee shop ini. Coffee shop ini juga menyediakan menu breakfast, standar sih… toast, telur, kopi. Tetapi saya tidak memesan itu, saya hanya minum black coffee.

Pertama kali saya datang ke sana, ownernya bertanya pada saya, “Bekerja di perusahaan sekitar sini?” Saya jawab, “Enggak, saya cuma interview di perusahaan sekitar sini.”

Sekarang, untuk kedua kalinya owner pun bertanya lagi, “Gimana interviewnya yang dulu?” Dan saya menjawab, “Saya berhasil dapat scholarshipnya, dan sekarang saya datang lagi untuk menerima scholarship.”

Owner coffee shop itu surprised dan tersenyum. “Yokatta ne~”

20131007-141505.jpg

New scholarship, new friends… everything is changed. And sometimes, meet new people in the new circumstance is interesting part.

Wish me luck😉

~ Adrianna

PS.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s