Simple cook for obento (recipes)

Sejak ada masalah dengan demam yang gak jelas beberapa waktu lalu… yang prediksinya gara-gara liver agak error… saya memutuskan lebih mengatur pola makan saya. Saya tidak melakukan combining food diet seperti yang pernah saya bicarakan sebelumnya, karena ternyata combining food tidak cocok untuk saya. Saya juga tidak menjadi vegan, karena saya butuh natural animal protein (fish, I mean). Karena hasil blood-check up saya menunjukkan bahwa kolesterol saya kurang dan hemoglobin saya pun rendah. Kalau summer seperti ini sih gak masalah. Yang masalah kalau winter. Kalo kolesterol saya rendah, bisa-bisa saya gak bisa survive dengan winter. Makanya saya perlu protein hewani.

At least, saya bisa menghindari masakan-masakan fast-food. Saya ‘berusaha’ untuk memasak, karena menurut saya, kualitas masakan saya lebih baik daripada fast-food (seriously). Saya sekarang menggunakan olive oil, sedang fast-food gak mungkin kan pakai olive oil…haha. Lalu, saya juga hanya pakai gula-garam-merica, no MSG. Fast-food? not really sure.

Tentang mengatur pola makan ini… mungkin saya agak serius tentang ini. Karena saya mulai bawa obento lagi. Di cafetaria, kebanyakan masakan yang deep-fried. Dan saya tiap hari tidak bisa mengkonsumsi begituan. Dan akhirnya, mozart sensei memergoki saya yang mulai melakukan kebiasaan ini. Awalnya mozart sensei membuat kopi sambil melirik-lirik obento yang saya bawa. Tumben banget nih anak, gitu kali ya pikirnya, haha. Lalu beliau memulai percakapan, “Jibun de tsukuruno?” (=did you make by yourself). “Oishi sou…” (Looks yummy). Dan kami pun mulai berbincang-bincang, saya menceritakan alasan saya membawa obento, hehe.

Ok, saya akan share beberapa masakan untuk obento. Iseng saja sih…haha. Biar gak males masak maksudnya. Tapi ini sepertinya bukan masakan Indonesia sepertinya. I searched in internet and I found some recipe which low oily-food and many veggies contained. And simple. Kalo cepet masaknya sih 1-1.5 jam, kita bisa selesai 2 resep ini. By the way, karena ini cuma iseng share, saya tidak membuatnya detail. Tapi yang tau prinsip-nya, pasti akan paham dengan tulisan yang saya buat ini, hehe.

Salmon orange sauce

Bahan :

salmon, irisan wortel, kapri, jahe, bawang bombay, bawang putih, gula, garam, orange juice

Cara membuat :

Tumis bawang bombay, bawang putih, dan jahe hingga berbau wangi. Kemudian masukkan wortel dan kapri, lalu baru masukkan salmon. Jika salmon telah berubah warna, masukkan orange juice ke dalamnya. Masak hingga kuah menjadi asat dan angkat.

20130930-115851.jpg

Cassarole

Bahan :

Irisan kentang rebus (bisa diganti dengan pasta), wortel yang diiris kecil, brokoli, jagung manis pipilan, irisan jamur kancing, chesse (saya pake kraft cheddar), corn soup (saya pakai campbell’s corn kalengan), bawang bombay dan bawang putih yang diiris kecil-kecil, garam, merica, gula, susu (sedikit).

Cara membuat :

Tumis bawang putih dan bawang bombay, lalu masukkan irisan wortel dan brokoli. Setelah wortel dan brokoli layu, masukkan irisan kentang rebus, jamur kancing, dan jagung manis. Lalu masukkan corn soup dan susu sedikit, kemudian garam, gula, merica aduk hingga rata. Setelah matang, angkat dan letakkan di pinggan tahan panas, taruh chesse diatasnya. Microwave sekitar 1 menit (maksimal 1.5 mins). Kemudian beri taburan dried-parsley di atasnya. Siap hidangkan.

20130930-115934.jpg

PS. Resep ini membuatnya dengan feeling, jadi semua takarannya berdasarkan feeling, hehehe. Mungkin kalo mood saya akan share beberapa resep lainnya.

~ Adrianna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s