Museum

I love museum. Sounds old, doesn’t it? I like to visit to museum because I like history. History…always makes me curious and amaze. History…always has connection with the past. History…has an own secret story.

Minggu lalu sensei saya mengajak saya ke suatu museum dekat kampus, di expo park Osaka, bampaku koen. Setelah 1 setengah tahun saya hidup di Osaka, baru kali ini saya mengunjunginya. And I don’t even know that it belongs to my university. Jadi ceritanya museum itu adalah research center for ethnology (cabang dari antropologi yang mempelajari ilmu bangsa-bangsa), sehingga banyak professor-professor yang kerja di sana. Museum itu memang dibuat untuk research mereka. Of course, barang yang penting mereka simpan…dan yang sudah mempunyai duplikatnya mereka taruh di museum. So, untuk visitor dari univ kami sendiri, we’re free.. we don’t need to pay the entrance fee and only show them our univ card. Tapi untuk orang di luar univ, harus bayar entrance fee.

Sensei ingin menunjukkan pada saya because many indonesian culture they’re exhibited. And I really feel amaze. Banyak Indonesia culture yang mereka koleksi. Almost completed. Mulai dari budaya jawa, sumatera, bali, sulawesi, kalimantan, etc. Mulai dari wayang…mereka punya wayang kulit, wayang golek, wayang bali…baju-baju pengantin traditional…alat-alat kuno untuk bertani dan nelayan…sampai becak, gerobak sate, gerobak rujak, dan gerobak bakso! I used to buy bakso, even sate when I was a kid. It’s our habit…and became culture. Jaman tahun 90-an saya masih bisa menemui culture-culture tersebut dengan mudah dan kita bisa dengan bangga menyebut it’s Indonesia has, karena culture ini hanya ada di Indonesia, meski ada daerah-daerah asia tenggara lain yang memiliki budaya mirip. Tapi dengan berkembangnya jaman, tentu sedikit demi sedikit akan berubah berubah…dan mungkin keturunan saya kelak, I’m not sure they can found easily or not. Mungkin akan jadi barang langka, even becak atau gerobak bakso. But japan has been collected. Saya gak yakin Indonesia sudah mulai mengoleksi barang-barang yang hampir punah itu. Di museum itu, mereka benar-benar merawatnya. Looks very clean. We can take a photo of them, and touch them.

20130715-133027.jpg

20130715-133221.jpg

Selain Indonesia, mereka juga mengoleksi barang-barang dari seluruh dunia lainnya…dari Europe, America, South Asia, etc. Mereka juga punya alat yang kita bisa tau bahasa-bahasa asing dari negara-negara lain juga. It’s really interesting. Kalau dibandingkan dengan negara lain, jujur Indonesia itu sangat kaya budaya. Kalau berada di museum itu, kita bisa dengan bangga menceritakan budaya-budaya kita. This museum reminds me that another place has been learned our culture already. They learned about the detail culture. And we still don’t want to care about it?

~ Adrianna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s