Savety class

Minggu lalu… di institute ada savety seminar. Dan bagi yang tidak ikut seminar itu, katanya gak boleh eksperimen yang berhubungan dengan DNA…hoho. Serem bagi kami..karena kerjaan kami semua tidak lepas dari DNA meski sedikit.

Jadi hari itu, hampir semua member di institute, termasuk saya, menghadiri seminar itu.
Jadi seminarnya tentang keamanan melakukan eksperimen. Seperti membuang limbah atau sampah bahan kimia. Jadi setiap kita membeli bahan kimia dan membuang bahan kimia, kita harus meregistrasi di suatu software. Dan untuk membuangnya, dibedakan…mana sampah biasa, plastik, gelas, aluminium, alat injection. Juga kita dikasih pengarahan bagaimana meng-arrange bahan kimia. Contohnya begini. Ternyata hasil survei membuktikan bahwa pemakaian paling banyak di lab adalah ethanol, lalu ada juga methanol. Ethanol memang sering dikerjakan oleh orang-orang yang kerja dengan DNA, dan methanol sering digunakan oleh orang yang kerja dengan protein. Dan bahayanya adalah jika ada gempa, dan botol-botol berisi ethanol atau methanol jatuh…dan ada api di dekatnya, dengan mudah ethanol dan methanol terbakar. Belum lagi bahan-bahan kimia lain yang mudah terbakar. Maka dari itu bahan-bahan mudah terbakar jangan ditaruh di rak atas. Di taruh di tempat paling bawah. Dan di lab, bahan-bahan mudah terbakar ditaruh di lemari khusus yang tahan api. Itu soal bahan kimia. Ada juga tentang pemakaian alat. Kerja harus konsentrasi, gak boleh lupa nyeting alat. Karena efeknya bisa fatal dan akan mencelakakan orang. Jadi bukan alatnya saja yang rusak, tapi orangnya jua bahaya. Lalu tentang perlindungan pada diri sendiri. Seperti perlunya pakai kacamata sewaktu kerja dengan bahan kimia berbahaya. Jadi bener-bener diperhatikan.

Kemudian…tentang limbah DNA. Kerjaan kami adalah menyisipkan DNA yang kita inginkan pada suatu mahluk hidup entah bakteri, mouse, plant, atau virus. Rekayasa genetik, membuat mahluk hidup baru. Bukan membuat sih ya…memodifikasi. Kami kan gak bisa bikin ‘soul’ hehe. Jadi istilahnya adalah GMO…genetic modified organism, atau produk transgenic. Nah kalau organisme hasil rekayasa kita uda ga dibutuhkan lagi, kami harus membunuhnya. Nah, maka dari itu limbah hasil pembuangan mahluk hidup hasil rekayasa juga dibahas.

Dan setelahnya kami ada kerja bakti membersihkan rumput-rumput sekitar institute. Ya gak tau sih, rumput-rumput itu mengalami efek dari pembuangan hasil limbah atau tidak. Ya biar amannya rumput-rumput itu juga dibersihkan. Lalu setelah bersih-bersih ada pesta BBQ. Tiap taun yang ngadain BBQ labnya selalu ganti-ganti. Taun lalu sih lab saya. Saya cuma datang aja, gak ikut makan BBQ, you know…my polyp… I dont want to make it worse.

Yah, kerjaan saya bisa dikatakan berhubungan dengan barang-barang bahaya. Sekarang, saya berhubungan dengan X-Ray. Yang bikin bahaya radiasinya sih. Lalu sebelumnya, sewaktu saya kerja dengan DNA…saya selalu kerja dengan bahan karsinogenik, yaitu Ethidium bromide (EtBr). Jadi mekanismenya.. EtBr akan gampang mengikat dengan DNA kita. Lalu setelah terikat dengan DNA, DNA akan rusak jika kena UV (Nah, matahari ada UV-nya kan? Hehe). Jadi berawal dari kerusakan itu DNA akan mengalami mutasi, dan itu yang menyebabkan kanker. Lalu ada juga acrylamide. Kalo acrylamide bentuk monomer (masih cair) itu bahaya karena potensi carsinogenic. Tapi kalo uda jadi gel, dalam bentuk polimer, uda ga bahaya lagi. Saya sekarang kerja dengan bahan itu, sering.

Lalu suatu hari saya tanya ke otosan. Soalnya otosan dan saya sama-sama scientist dan kerja at least di bidang yang sama.
“Otosan, kan aku uda bertahun-tahun kerja dengan bahan-bahan karsinogenik. I know, it sounds silly…tapi apa ada kemungkinan polyp yang ada di tubuhku tumbuh karena bahan-bahan itu?”
Dan otosan menjawabnya di e-mail :

Kok kepikiran bahan kimia itu….tidak ada hubungan nya polyp mu dengan bahan kimia yang kamu gunakan…
Ini crita dulu ya …Dulu sewaktu otosan master tahun ke 2 …kan mulai gunakan radio isotop mulai dengan C14 untuk feeding fotosintesisi, kemudian S35 untuk lihat proses sintesis protein sd P32 untuk lihat ekspresi gene…waktu master tahun ke 2 itu banyak radio isotop yg otosan gunakan….maklum kejar tayang…kata orang sekarang..hehehe…
Terus otosan sempat juga rasa takut…dan tanya ke sensei Associate professor di lab nya otosan…Sensei jawab sambil ketawa…beliaunya bilang semua bahan kimia yg digunakan di laboratorium itu ada pada tataran / takaran yg tidak membahayakan …maksudnya jumlah yg kita gunakan itu masih diambang aman…terus sense bilang coba lihat orang2 yg ditreatment dengan radio isotop di rumah sakit sana…mreka itu dalam tubuhnya dikasih radio isotop loo…trus bilang nya kamu gitu saja kok takut…Alhasil sensei supervisor otosan pun ikut bicara…yg nama nya radio isotop itu diminum saja gak apa2…fuih kebangeten ini…katanya dulu waktu kerja di IRRI mreka suka guyonan seperti itu…Kata sensei memang ada bahan-bahan spt acrylamide itu bisa menyebabkan carsinogen…tapi jangan kuwatir dan kalau kita kerja dengan baik tidak masalah…
Jadi atas dasar seperti itu otosan bisa bilang bahwa bukan karena bahan kimia yg kamu gunakan menyebabkan seperti itu…jadi jangan kuwatir ya.
Jadi bahan kimianya tidak bahaya asal kita kerja sesuai dengan prosedurnya …otosan dan sensei sudah sekian taun kerja dengan bahan kimia alhamdullilah juga tidak ada masalah apa2 kok ya…Sedang yg kamu gunakan paling yg harus hati2 ya acrylamide yg masih monomir (yg cair untuk membuat gel) tapi kalau sudah jadi gel tidak masalah, atau ethidiumbromide itupun kalau dicuci langsung hilang kok…sedangkan bahan kimia lain sejauh otosan tau tidak ada masalah baik yg kamu gunakan dulu di Korea atau sekarang ini di Jepang…jadi tidak ada masalah asal kamu kerja secara baik.
Jadi begitulah…hehe.
~ Adrianna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s