Sunset, book, and radio

Hahaha… ternyata Autumn lagi cerita di blog.
Tadi saya juga abis latihan presentasi. Besok ada presentasi anak-anak phD di kampus. Jadi Graduate of Science di univ saya ada collaboration dengan univ di Taiwan, dan tiap taun kami melakukan presentasi research oleh mahasiswa-mahasiswa phD. Taun kemarin uda di Taiwan, so taun ini di japan. Dan taun depan akan di Taiwan lagi (harusnya saya ikut yang taun depan ya..haha). So, I didn’t know actually who’s recommended me to have this presentation… tiba-tiba saya dapat e-mail untuk presentasi dan harus ngumpulin abstract yang deadlinenya uda minggu lalu. Dari sekian banyak mahasiswa phD orang jepang dan foreigner, akhirnya dipilih kami ber10 (termasuk saya) yang presentasi untuk collaboration tahun ini. Yah, saya pikir presentasi ini just for fun aja karena toh ini pakai bahasa inggris (gak pake bahasa japan) dan gak ada score untuk phD course. Tapi ternyata pengumuman event ini dimana-manaaa. Pertama sensei ngumumin di milis lab kalo saya akan presentasi. Ok, semua orang di lab tau. Tapi kemarin saya menemukan poster event yang ada foto-foto presentator…terpampang dimana-mana dalam kampus, termasuk dalam elevator! Alhasil, semua orang tau… yang paling awkward ketika saya berada dengan orang dalam elevator yang ada pengumuman itu. Dia baca pengumuman itu dan saya tau kalo orang itu ngelirik saya. But I was pretending that I’m not hers… hahaha. Dan semua orang yang saya temui…pasti bilang, “I saw your picture….” And I always answered, “Yes, I will have presentation.” Oh, noo-___- Hazukashii… embarrassed.

20130525-000703.jpg

Well, itu tadi cerita tentang kondisi saya saat ini. Hampir setiap hari, Autumn dan saya have a short conversation by path. As I said before, Autumn always update her situation there, haha. Kemarin… dia cerita kalau harus garap datanya sampe larut malem, tumben-tumben banget. Semua orang di labnya uda pada pulang. Dan saya pun uda dalam perjalanan pulang waktu itu. Kata Autumn, dia ingin kerjaan hari ini kelar dan besok akan ngerjain data lain. Yeah, I understand your feeling, Autumn. Sangat paham. Saya juga sering mengalaminya. Kalo kerjaan ditunda-tunda, kerjaan bakal numpuk dan kita sendiri yang bakal bingung…haha. Begitulah situasi phD student… rasanya 24 jam sehari gak cukup, tapi tenaga cepet abis aja…haha. Selalu dikejar waktu and deadline is appeared everywhere. Saya juga kemarin harus datang ke lab at least kurang dari jam 8:00 AM untuk experiment karena jam 10:00 AM ada lab meeting. By the way… saya jadi penasaran dengan experiment Autumn, karena saya selalu melihat foto-foto Autumn hasil kerjaan dia di komputer. Apa ada kerja lab seperti mereaksikan larutan gitu?

Perfect 100 score for you, Autumn! I love sunset too, very much. But I will show my sunset picture collection later (haha, bikin penasaran dulu).

Another ‘pengenalan diri’ kami (Autumn and I)… we both love books. Tashikani.. (=As I thought before). Mungkin karena kami sama-sama suka nulis, dan orang yang suka nulis…generally, they like to read the books. Pada conversation kami di path beberapa waktu lalu, kami share koleksi buku kami di Japan. Bukan share sih, pamer kali ya…haha.

Ini koleksi buku saya :

20130524-235954.jpg 20130525-000548.jpg

Ini koleksi bukunya Autumn :

20130525-000610.jpg 20130525-000648.jpg

Dan… satu lagi. Kami juga suka radio loh, hahaha. Saya mulai dari SD suka mendengarkan radio dan saya tau mana lagu-lagu yang update, hehe. Mungkin karena sejak kecil saya belajar piano dan akhirnya saya suka musik dari kecil. Kadang saya juga suka nyari gimana cara main lagu-lagu yang saya dengarkan di radio. Masih inget waktu itu saya masih pake kaset. Jadi saya suka banyak beli kaset kosong dan ngerekam lagu-lagu yang ingin saya mainkan lewat kaset kosong itu…haha. Radio itu bertahan sampai saya kuliah undergrad, tapi uda agak error… sampai akhirnya mp3 membooming dan saya hanya pakai untuk hanya mendengarkan radio.

Di Jepang…. sebelum saya menemukan radio ini, saya menggunakan streaming radio Indonesia dari ipun app. Dan suatu hari, saya menemukan barang berharga ini di tempat sampah apartment (sepertinya seseorang sudah tidak membutuhkan CD player dan radio karena mungkin uda punya smartphone?). Radio bekas ini juga bisa dipake untuk nyetel CD loh. Jadi CD the beatles dari Mr. Vampire bisa didengerin lewat alat ini…hehe. Bener deh, ini radio klasik dan versi lama banget…haha. Jadi ini dipake buat dengerin radio-radio Jepang. Lumayan, sekalian belajar bahasa Jepang… meski sebenernya gak tau-tau banget artinya…hahaha.

20130525-001131.jpg

Dan pada saat saya ngobrol dengan Autumn soal radio… She likes to listen radio too! Dia juga dikasih radio second hand dengan mahasiswa Indonesia yang balik. Jadi ceritanya di Jepang kita sama-sama punya radio bekas nih? hahaha.

What’s yours, Autumn?

PS. Dear the readers, what do you like? Do we like the same things?

~ Adrianna

 

One thought on “Sunset, book, and radio

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s